CJ1000 Kembali Dengan Maxi Single “Mekar Seribu Runtun” dan “Tangga Semesta II” (1/2)
Setelah sekian lama vakum, unit heavy rock ugal CJ1000 akhirnya kembali menghiasi sirkuit musik lokal dengan semangat baru. Tepat pada 15 Januari 2025, mereka akan merilis maxi single berjudul “Mekar Seribu Runtun” dan “Tangga Semesta II”. Kedua lagu ini dijanjikan hadir di semua platform musik digital, memberi kesempatan bagi penggemar lama dan baru untuk menikmati karya mereka.
CJ1000 kini memasuki babak baru dengan perubahan formasi. Grup ini sekarang terdiri dari M. Fardlan Hakim (vokal), Ferdian G. Maulana (gitar) dan M. Naufal Jordie (drum). Untuk mengisi posisi bass saat tampil live, mereka menggandeng Yuda Bimantara dari GUU, unit rock psikedelik yang sudah dikenal di kalangan musik independen. Formasi ini menunjukkan langkah adaptif CJ1000 untuk tetap solid di panggung.
CJ1000 tak hanya merilis dua lagu dalam maxi single mereka, tetapi juga menyisipkan pesan yang mendalam melalui “Mekar Seribu Runtun” dan “Tangga Semesta II”. Dua lagu ini menunjukkan sisi reflektif sekaligus pemberontakan CJ1000 terhadap norma dan fase kehidupan yang kompleks.
Berbicara “Mekar Seribu Runtun”, lagu ini adalah seruan terbuka terhadap siapa saja yang terjerat oleh konstruksi sosial tentang maskulinitas. Dengan energi rock berat dan penuh emosi, “Mekar Seribu Runtun” menyampaikan bahwa ekspresi rasa sayang bukanlah kelemahan. “Entah masih relevan apa nggak, di masa lalu kami melihat banyak orang yang ragu untuk menunjukkan rasa sayangnya. Takut romantis, takut terlihat manis,” ungkapnya. Mereka menyoroti standar sosial yang menghakimi pria yang bersikap lemah lembut atau penuh cinta.
Melalui lagu ini, CJ1000 ingin membebaskan pendengarnya dari keraguan untuk bersikap jujur, terutama dalam hubungan personal. Menurut mereka, “Laki-laki harus bebas bersikap, apalagi ketika dikelilingi romansa. Nggak ada salahnya jadi lovely atau menunjukkan sisi manis.”
CJ1000 Kembali Dengan Maxi Single “Mekar Seribu Runtun” (2/2)
Sementara itu, “Tangga Semesta II” adalah kelanjutan dari lagu dengan judul yang sama yang dirilis pada tahun 2022. Versi ini membawa warna baru, dengan nada lebih agresif dan penuh kemarahan. Lagu ini mencerminkan perjalanan CJ1000 dalam menghadapi perubahan fase kehidupan dan memahami kedewasaan diri.
“Lagu ini berbicara tentang transformasi kehidupan,” jelas mereka.“Mungkin tiga atau empat tahun lagi, lagu ini akan kami ubah lagi untuk mencerminkan fase kehidupan baru kami.” Dengan energi eksplosif, lagu ini menjadi medium untuk mengolah emosi, merayakan perubahan, dan melawan stagnasi.
Dengan maxi single ini, CJ1000 tak hanya membuktikan kedewasaan musikal mereka, tetapi juga memberikan ruang bagi pendengar untuk merefleksikan emosi, perasaan, dan perjalanan hidup mereka sendiri. Rilisan ini adalah pernyataan bahwa CJ1000 tetap relevan dan mampu membawa isu sosial serta personal ke dalam ranah musik heavy rock yang penuh tenaga.
Rilisan maxi single “Mekar Seribu Runtun” dan “Tangga Semesta II” tidak hanya bercerita tentang ide dan musik, tetapi juga mencerminkan dedikasi CJ1000 dalam proses produksinya. Proses rekaman ini dilakukan dengan tantangan unik karena para personel tidak tinggal di kota yang sama. Ketiganya—M. Fardlan Hakim (vokal), Ferdian G. Maulana (gitar), dan M. Naufal Jordie (drum)—harus menyisihkan waktu secara dinamis untuk merealisasikan maxi single ini. Kesibukan masing-masing membuat mereka harus memaksimalkan momen ketika bersama untuk melakukan sesi rekaman.
Untuk pengerjaan, CJ1000 memilih Funhouse Studio, Bandung, yang telah menjadi saksi lahirnya suara mereka. Proses rekaman dibagi ke dalam tiga shift intensif. Take drum dibantu oleh operator Yoni Gayot, sedangkan departemen gitar dan vokal mendapat arahan operator Edo Jatmika. Setelah sesi rekaman selesai, mandat mixing dan mastering dipercayakan kepada Ando Loekito dari unit post punk, Cotswold. Pilihan ini tak hanya menunjukkan efisiensi mereka, tetapi juga memastikan hasil akhir sesuai dengan visi artistik band.
.
Track Audio
Mekar Seribu Runtun (03:288
Tangga Semesta II (04:15)
Arranger & Composer:
Ferdian G. Maulana
M. Naufal Jordie.
Songwriter:
M. Fardlan Hakim.
Mixing & Mastering:
Ando Loekito.
Recorded at:
Funhouse Studio, Bandung.
Performed by:
CJ1000.
Publishing:
Self release.
Artwork:
Photo: M. Fardlan Hakim
Patchwork: M. Fardlan Hakim
Layout: Ferdian G. Maulana